Categories
Parenting

Ayah Mulailah Terlibat Merawat Si Kecil Bagian 2

• Mengayuh Sepeda

Permainan ini dapat dilakukan pada bayi usia berapa pun. Caranya, baringkan si kecil, lalu gerakkan kakinya secara perlahan seperti sedang mengayuh sepeda. Lakukan sambil menyanyikan lagulagu riang. Kemampuan motorik dan berpikirnya akan terstimulasi.

• Mengayun Bayi

Ayah memegang bayi lalu mengangkat dan mengayunnya ke udara secara perlahan. Si kecil yang berusia 8 bulan ke atas pasti akan senang. Lakukan sambil bernyanyi atau berseru yang membangkitkan semangat.

• Lomba Merangkak

Ini permainan untuk si kecil yang sedang mengembangkan kemampuannya merangkak. Letakkan sebuah mainan menarik di lantai, kemudian minta si kecil untuk meraih mainan itu dengan cara merangkak. Beri semangat dengan bertepuk tangan, “Ayo, Dek, merangkak… Adek pasti bisa!” Bisa juga dengan cara ayah ikut merangkak di samping bayi, seperti sedang berlomba. Beri ia pujian.

• Dorong Yuk Dorong

Untuk si kecil yang sedang belajar berjalan, Ayah bisa me ngajaknya bermain mendorong benda, semisal kereta mainan milik si kecil yang biasa digunakan untuk bayi belajar berjalan, atau kardus bekas ukur an besar dan tebal sehingga cukup kokoh untuk didorong oleh bayi. Lakukan permainan ini sambil ayah menyanyikan lagu-lagu riang.

Coba Baby SPA

Nah, selain bermain, masih ada kegiatan seru yang bisa Ayah lakukan bersama si kecil. Di saat weekend, umpamanya, Ayah bisa coba melakukan pijat bayi. Pijat merupakan terapi sentuh tertua yang dikenal manusia dan tetap populer hingga sekarang. Bahkan, saat ini pijat dikemas dalam rangkaian baby spa yang dikembangkan berdasarkan ilmu neurosains. Tujuannya, menstimulasi sistem saraf bayi sehingga mendukung proses belajar si kecil.

Anne Gracia, praktisi neurosains terapan, berpendapat bahwa sejak lahir, bayi perlu terus diberi stimulasi untuk tercapainya kematangan saraf di masa belajarnya nanti. Neurosains adalah ilmu dasar yang mengkaji otak, saraf sebagai organ, serta bagaimana organ tersebut berfungsi, termasuk gangguan yang mungkin terjadi pada organ. Kaitannya dengan neuro sains terapan ialah telah dikembangkan metode baby spa dan telah banyak digunakan di banyak negara pada saat ini. Metode perawatan bayi ini mampu menstimulasi seluruh fungsi saraf si kecil agar otaknya dapat bekerja secara maksimal. 

Categories
Parenting

Ayah Mulailah Terlibat Merawat Si Kecil

Sepulang dari kantor hari ini, walau buah hati sudah lelap tertidur, ayah bisa mengganti popoknya kalau ia mengompol, atau menidurkannya kembali kalau si kecil terbangun. Bila masih bingung untuk bertindak sendirian, ayah cukup hadir di depan buah hati saat kita sedang memandikan, memakaikan baju, dan sebagainya.

Atau setiap ada waktu luang, coba ciptakan kegiatan bersama, sekadar mengajak si kecil “ngobrol” atau menggendong. Tidak susah, kan? Intinya, ayah bisa memulai dengan hal yang mudah. Soal kemahiran yang masih kurang, tak perlu dikhawatirkan. Dengan berjalannya waktu, ayah pasti bisa sesigap, seterampil dan setelaten sang istri. Yang penting ada kemauan dari ayah untuk mulai terlibat dalam peng asuhan bayinya.

INSPIRASI PERMAINAN

Nah, sebelumnya telah dibahas bahwa cara bermain ayah yang aktif akan membangun kecerdasan majemuk pada si kecil. Ini karena gaya main aktif tersebut merupakan latihan dan stimulasi bagi sistem vestibular si kecil. Apa itu sistem vestibular? Sistem vestibular merupakan gabungan dari kerja beberapa indra, yaitu indra penglihatan, pendengaran, dan perasa. Karena itulah, sistem vestibular yang reseptornya terletak dalam telinga tengah ini memiliki peran penting bagi keseimbangan tubuh, kemampuan motorik kasar maupun halus, postur dan koordinasi tubuh, serta penglihatan.

Salah satu fungsi penting dari sistem vestibular adalah mengoordinasikan gerakan mata dengan gerakan kepala. Koordinasi ini bisa terlihat dalam beberapa aktivitas yang tampak sepele, seperti mengikuti gerakan bola saat sedang menonton sepak bola, menggerakkan kepala saat membaca, dan lain-lain. Hal ini bisa dikaitkan dengan fakta bahwa anak yang mengalami masalah belajar biasanya juga mengalami disfungsi sistem vestibular.

Fungsi lain sistem vestibular adalah mengoordinasikan gerakan kedua sisi anggota tubuh. Contohnya, saat berenang atau bersepeda yang membutuhkan koordinasi kaki kiri dan kanan serta tangan kiri dan kanan. Sistem vestibular juga dibutuhkan dalam pengaturan postur tubuh. Dan itulah mengapa bergerak aktif adalah bentuk dari stimulasi untuk sistem vestibular si kecil. Ini dia inspirasinya:

• Berguling

Untuk si kecil yang berusia 3 bulan ke bawah, ayah dapat mengajaknya melakukan permainan “berguling” untuk melatih kemampuan motorik kasarnya. Baringkan si kecil pada permukaan yang lembut, pegang kaki dan pahanya pada sisi yang sama, lalu gulingkan ke arah yang berlawanan sehingga gerakan ini bentuknya menyilang. Lakukan bergantian dengan tubuh di bagian satunya sambil bernyanyinyanyi. Si kecil pasti senang.

Simak juga informasi lengkap mengenai tempat terbaik untuk les bahasa Prancis di Jakarta.