Categories
Rumah

Dapur menjadi Tempat Favorit Keluarga

Doyan masak dan menjamu keluarga menyebabkan sang empunya rumah meminta dapur yang luas dan nyaman. Setiap orang punya keinginan yang berbeda ketika membangun rumahnya. Ada yang ingin rumahnya punya halaman luas, ada yang ingin rumahnya berwarna, ada juga yang ingin rumahnya punya ruang duduk di mana-mana. Lain ceritanya dengan pasangan pemilik rumah di bilangan Jelambar ini.

Saat merenovasi lalu mengisi interior rumahnya ini, mereka justru meminta agar dapur dan ruang makannya dibuat paling nyaman dan paling luas di antara ruang lainnya. Pasalnya, sang istri punya hobi memasak. Dapur yang nyaman tentu akan menunjang hobinya itu. Selain itu, mereka juga gemar menjamu teman dan kerabat yang bertandang, sehingga mereka butuh tempat yang cukup lega.

Itu sebabnya, walaupun anggota keluarga ini hanya terdiri dari 4 orang—sang pemilik, seorang putri, dan seorang putra—meja makan didesain agar dapat menampung lebih dari 6 orang. Pun dengan dapur yang ada di sebelahnya. Ukuran dapur ini cukup besar dan dipenuhi peralatan masak yang cukup lengkap. “Kalau dapurnya gede, enak aja mondar-mandir pas masak. Enggak penuh ama orang,” tutur sang istri mengenai dapurnya ini.

DAPUR BESAR

Ardy Prasetya dari biro Prasei Architecture & Interior lah yang dipercaya pemilik rumah untuk mendesain interior rumah mereka. Menurut cerita Ardy, tak banyak permintaan dari pemilik rumah. Selain dapur, mereka hanya menekankan kenyamanan di ruang tidur. Sementara untuk ruang lainnya, mereka menyerahkan desainnya sepenuhnya kepada Ardy.

Sambil berkeliling, Ardy menceritakan jika rumah ini awalnya rumah lama yang direnovasi. Kemudian Ardy mengisi interior ini dengan gaya modern yang fungsional, yang didominasi warna putih dan kayu yang hangat. Desainnya tentu dibuat sesuai dengan kebutuhan sang empunya rumah. Dapur dibuat besar, karena sang pemilik hobi memasak. Ruang tamu dibuat agak lowong, tanpa banyak perabotan karena hal itu yang diinginkan pemilik.

Ruang keluarga berada di samping dapur, dan hanya dipisahkan oleh partisi saja. Ardy bercerita, ia tidak menggunakan pembatas masif pada dapur agar ruangan tersebut tidak terasa terkungkung karena berada di bagian belakang rumah. Dengan partisi yang “transparan” ruang dapur terasa terbuka serta masih terkoneksi dengan ruang keluarga, walaupun secara tampilan, ia sudah terpisah dengan ruang keluarga.

Agar kenyamanan rumah tetap terjaga ketika sedang terjadi listrik padam, maka diperlukan sebuah genset sebagai sumber listrik alternatif. Harga genset yang murah untuk rumah tangga bisa dibeli melalui Distributor Jual genset 500 Kva di Makassar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *