Sepulang dari kantor hari ini, walau buah hati sudah lelap tertidur, ayah bisa mengganti popoknya kalau ia mengompol, atau menidurkannya kembali kalau si kecil terbangun. Bila masih bingung untuk bertindak sendirian, ayah cukup hadir di depan buah hati saat kita sedang memandikan, memakaikan baju, dan sebagainya.

Atau setiap ada waktu luang, coba ciptakan kegiatan bersama, sekadar mengajak si kecil “ngobrol” atau menggendong. Tidak susah, kan? Intinya, ayah bisa memulai dengan hal yang mudah. Soal kemahiran yang masih kurang, tak perlu dikhawatirkan. Dengan berjalannya waktu, ayah pasti bisa sesigap, seterampil dan setelaten sang istri. Yang penting ada kemauan dari ayah untuk mulai terlibat dalam peng asuhan bayinya.

INSPIRASI PERMAINAN

Nah, sebelumnya telah dibahas bahwa cara bermain ayah yang aktif akan membangun kecerdasan majemuk pada si kecil. Ini karena gaya main aktif tersebut merupakan latihan dan stimulasi bagi sistem vestibular si kecil. Apa itu sistem vestibular? Sistem vestibular merupakan gabungan dari kerja beberapa indra, yaitu indra penglihatan, pendengaran, dan perasa. Karena itulah, sistem vestibular yang reseptornya terletak dalam telinga tengah ini memiliki peran penting bagi keseimbangan tubuh, kemampuan motorik kasar maupun halus, postur dan koordinasi tubuh, serta penglihatan.

Salah satu fungsi penting dari sistem vestibular adalah mengoordinasikan gerakan mata dengan gerakan kepala. Koordinasi ini bisa terlihat dalam beberapa aktivitas yang tampak sepele, seperti mengikuti gerakan bola saat sedang menonton sepak bola, menggerakkan kepala saat membaca, dan lain-lain. Hal ini bisa dikaitkan dengan fakta bahwa anak yang mengalami masalah belajar biasanya juga mengalami disfungsi sistem vestibular.

Fungsi lain sistem vestibular adalah mengoordinasikan gerakan kedua sisi anggota tubuh. Contohnya, saat berenang atau bersepeda yang membutuhkan koordinasi kaki kiri dan kanan serta tangan kiri dan kanan. Sistem vestibular juga dibutuhkan dalam pengaturan postur tubuh. Dan itulah mengapa bergerak aktif adalah bentuk dari stimulasi untuk sistem vestibular si kecil. Ini dia inspirasinya:

• Berguling

Untuk si kecil yang berusia 3 bulan ke bawah, ayah dapat mengajaknya melakukan permainan “berguling” untuk melatih kemampuan motorik kasarnya. Baringkan si kecil pada permukaan yang lembut, pegang kaki dan pahanya pada sisi yang sama, lalu gulingkan ke arah yang berlawanan sehingga gerakan ini bentuknya menyilang. Lakukan bergantian dengan tubuh di bagian satunya sambil bernyanyinyanyi. Si kecil pasti senang.

Simak juga informasi lengkap mengenai tempat terbaik untuk les bahasa Prancis di Jakarta.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *