Bikin Halaman Profle Keren Berbasis Web Dengan Boostrap 3

Dont judge the book by its cover. Saya setuju dengan ungkapan itu. Kita jangan menilai sesuatu hanya dari penampilannya saja. Sebagaimana bu ku, cover yang bagus belum tentu mencerminkan kualitas isinya. Begitu juga sebaliknya, cover bukutidak menarik bukan berarti isinya tidak berkualitas. Kita tidak bisa menilai kualitas keseluruhan buku, sebelum benar­benar membacanya.

Baca juga : Net89

Namun, masalahnya adalah ketika kita hendak membeli buku sering kali kita hanya bisa melihat covernya saja. Tidak semua toko buku membolehkan kita untuk membuka segelnya, sehingga tidak mungkin kita untuk membacanya. Lantas bagaimana kita akan memilih buku mana yang berkualitas untuk kita beli? Ya, satu­satunya yang bisa kita lakukan adalah menilainya melalui covernya.

Memang benar kualitas sebuah buku bukanlah terletak pada covernya, namun pada isi dari buku tersebut. Cover hanyalah penampilan luar saja. Namun bukan berarti itu tidak penting dan harus benar­benar diabaikan. Karena seperti yang saya sebutkan di atas, ada saatnya kita hanya bisa menilai sesuatu melalui covernya. Itulah mengapa cover pun tetap penting. Buku yang bagus, seharusnya tidak hanya memiliki isi yang berkualitas, tetapi juga didukung oleh cover yang bagus.

Dengan cover yang menarik, membuat daya jual buku tersebut menjadi lebih baik, terlebih jika isi dari buku tersebut benar­benar berkualitas, hal itu pasti akan membuat kita yang membelinya merasa puas. Demikian juga halnya dalam kehidupan keseharian kita, penampilan memang bukan hal yang utama, kualitas kita sebagai seorang pribadi dan profesional adalah lebih utama. Namun, bukan berarti dengan demikian kita mengabaikan penampilan luar kita.

Sebagai seorang pribadi, kita ingin dinilai baik, ramah dan bersahabat. Sebagai seorang profesional kita juga ingin dinilai sebagai orang yang berkualitas. Ya, apa pun profesi kita dan apa pun pekerjaan kita. Dan itu semua akan berhubungan dengan penampilan kita. Bagaimana mungkin kita akan dinilai baik jika penampilan kita mencerminkan sebaliknya. Bagaimana mungkin kita akan dinilai profesional jika penampilan kita justru mencerminkan sebaliknya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *